Komnas Perempuan Harap Putri Sambo Diberi Hak Bela Diri

Siti Aminah Tardi

JAKARTA, crowdpainter.com – Komisioner Komisi Nasional Perempuan (Komnas Perempuan) Siti Aminah Tardi menyatakan bahwa pihaknya sangat menghormati keputusan yang diambil oleh Bareskrim Mabes Polri tentang status hukum Putri Candrawathi (PC), istri Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

“Komnas Perempuan menghormati kewenangan penyidik yang menetapkan ibu PC sebagai tersangka,” kata Aminah dalam konferensi persnya secara daring, Jumat (19/8).

Ia menilai bahwa penetapan sebagai tersangka itu merupakan hasil dari proses hukum yang telah dilalui.

“Tentu kewenangan penetapan sebagai tersangka ini telah melalui proses yang panjang,” imbuhnya.

Siti Aminah juga memohon kepada tim penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, agar tetap memberikan kelonggaran kepada Putri Candrawathi untuk mendapatkan hak-hak normatifnya.

“Di antaranya tentu hak untuk melakukan pembelaan diri, hak praduga tidak bersalah, kemudian hak atas bantuan hukum sebagai bagian dari proses untuk melakukan pembelaan diri, kemudian hak untuk memberikan keterangan tanpa tekanan, hak untuk bebas dari penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi, hak bebas dari pertanyaan yang menjerat dan kesehatan,” ujarnya.

Ia pun berharap semua hak normatif yang diatur di dalam regulasi, agar dihormati penuh oleh semua pihak.

“Kami mengharapkan dan merekomendasikan agar hak-hak ibu PC sebagai perempuan yang berhadapan dengan hukum ini dihormati dan dipenuhi oleh negara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.