Prabowo dan Puan Bertemu di Hambalang, PDIP dan Gerindra Jajaki Koalisi

prabowo puan

BOGOR, crowdpainter.com – Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh Puan Maharani bersama dengan para pengurus pusat di PDI Perjuangan.

Didatangi Puan, Prabowo mengaku merasa sedang dikunjungi oleh keluarga sendiri. Karena secara historikal, dirinya dengan keluarga Megawati Soekarnoputri memiliki kedekatan tersendiri.

“Sebetulnya saya merasa sangat deket dengan keluarga Puan, keluarga Ibu Megawati Soekarnoputri, jadi hubungan kekeluargaan yang sudah lama terjalin mungkin sudah generasi ke 3,” kata Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/9).

Di dalam pertemuan tersebut, memang tidak hanya sekedar kunjungan keluarga. Melainkan ada unsur politik di dalamnya. Termasuk bagaimana menyatukan persepsi untuk membangun bangsa dan negara ke depannya.

“Saya sempat makan-mana dan ramah tamah, kita berbincang-bincang berbicara beberapa masalah. Intinya kita sepakat untuk berkomunikasi dengan baik, untuk melanjutkan persahabatan dan hubungan kekeluargaan, karena kita banyak pandangan yang sama, secara ideologis, dan sebagai partai kebangsaan kita komit pada Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, kesatuan nasional, kerakyatan,” ujarnya.

Dengan komunikasi yang dibangun kedua kelompok Partai Politik itu, Prabowo Subianto yakin ke depan kerjasama yang positif akan terjalin.

“Ke depan saya optimis kita akan bersinergi dengan baik. Walaupun ini tentunya kita juga dengan ketenangan, kejernihan berpikir, tapi orientasi tadi sepakat, yakni demi kebaikan bangsa dan rakyat Indonesia,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani mengaku mendapatkan banyak sekali ilmu yang luar biasa dari Prabowo Subianto. Ilmu yang besar itu ia dapat dengan menaiki kuda.

Dalam kesempatan safari politik yang dilakukannya hari ini, Puan diajarkan oleh Prabowo bagaimana mengendalikan sebuah tunggangan agar bisa seiraman dan bisa diarahkan dengan baik.

“Saya diperkenankan mencoba kuda kesayangan beliau (Prabowo), ternyata naik kuda itu perlu satu keberanian, satu semangat untuk bisa bersama bersinergi bersama kudanya, supaya kudanya bisa kita arahkan,” kata Puan.

Ia mengaku, untuk mengendalikan kuda ternyata bukan perkara yang mudah. Berbagai kemampuan dan teori yang baik perlu dicurahkan dengan maksimal.

“Ternyata tidak semudah yang kita lihat di film-film, butuh keberanian dan ketenangan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.